Kamis, 10 Juli 2008

Sebutir Kurma penjegal Doa

Sebutir Kurma penjegal Doa

Mudah-mudahan bermanfaat
Usai menunaikan ibadah haji, Ibrahim bin Adham berniat ziarah ke mesjidil
Aqsa. untuk bekal di perjalanan, ia membeli 1 kg kurma dari pedagang tua di
dekat mesjidil Haram. Setelah kurma ditimbang dan dibungkus, Ibrahim
melihat sebutir kurma tergeletak didekat timbangan. Menyangka kurma itu
bagian dari yang ia beli, Ibrahim memungut dan memakannya.

Setelah itu ia langsung berangkat menuju Al Aqsa. 4 Bulan kemudian, Ibrahim
tiba di Al Aqsa. Seperti biasa, ia suka memilih sebuah tempat beribadah
pada sebuah ruangan dibawah kubah Sakhra. Ia shalat dan berdoa khusuk
sekali. Tiba tiba ia mendengar percakapan dua Malaikat tentang dirinya.
"itu, Ibrahim bin Adham, ahli ibadah yang zuhud dan wara yg doanya selalu
dikabulkan ALLAH SWT," kata malaikat yang satu. "tetapi sekarang tidak
lagi. doanya ditolak karena 4 bulan yg lalu ia memakan sebutir kurma yang
jatuh dari meja
seorang pedagang tua di dekat mesjidil haram," jawab malaikat yang satu lagi.

Ibrahim bin adham terkejut sekali, ia terhenyak, jadi selama 4 bulan ini
ibadahnya, shalatnya, doanya dan mungkin amalan amalan lainnya tdk diterima
oleh ALLAH SWT gara gara memakan sebutir kurma yg bukan haknya.
"Astaghfirullahal adzhim" ibrahim beristighfar. Ia
langsung berkemas utk berangkat lagi ke Mekkah menemui pedagang tua penjual
kurma. Untuk meminta dihalalkan sebutir kurma yang telah ditelannya.

Begitu sampai di Mekkah ia langsung menuju tempat penjual kurma itu, tetapi ia
tidak menemukan pedagang tua itu melainkan seorang anak muda. "4 bulan yg
lalu saya membeli kurma disini dari seorang pedagang tua. kemana ia
sekarang ?" tanya ibrahim. "sudah meninggal sebulan yg lalu, saya sekarang
meneruskan
pekerjaannya berdagang kurma" jawab anak muda itu. "innalillahi wa
innailaihi roji'un, kalau begitu kepada siapa saya meminta penghalalan ?".

lantas ibrahim menceritakan peristiwa yg dialaminya, anak muda itu
mendengarkan penuh minat. "nah, begitulah" kata ibrahim setelah
bercerita,"engkau sebagai ahli waris orangtua itu, maukah engkau
menghalalkan sebutir kurma milik ayahmu yang kadung kumakan tanpa
izinnya?". "bagi saya tidak masalah. Insya ALLAH saya halalkan. Tapi entah
dengan saudara saudara saya yang jumlahnya 11 orang. Saya tidak berani
mengatas namakan mereka karena mereka mempunyai hak waris sama dengan
saya." "Dimana alamat saudara saudaramu ? biar saya temui mereka satu
persatu."

Setelah menerima alamat, ibrahim bin adham pergi menemui. biar berjauhan,
akhirnya selesai juga. Semua setuju menghalakan sebutir kurma milik ayah
mereka yang termakan oleh ibrahim.

4 bulan kemudian, Ibrahim bin adham sudah berada dibawah kubah Sakhra. Tiba
tiba ia mendengar dua malaikat yang dulu terdengar lagi bercakap cakap.
"itulah ibrahim bin adham yang doanya tertolak gara gara makan sebutir
kurma milik orang lain."
"o, tidak, sekarang doanya sudah makbul lagi. ia telah mendapat penghalalan
dari ahli waris pemilik kurma itu.diri dan jiwa ibrahim kini telah bersih
kembali dari kotoran sebutir kurma yang haram karena masih milik orang
lain. sekarang ia sudah bebas."

Tidak ada komentar: